Renungan Ramadhan: Your Time is Your Life



Pontianak - akhirnya...., akhirnya sempat juga nulis lagi diblog katamahdi.com (semoga bisa pindah "rumah" segera, aamiin). kali ini mau nulis nasehat buat diri yang hina ini. Kali ini nasehatnya soal waktu, time management. Banyak orang mengeluh merasa waktu yang ia miliki dalam sehari tak cukup untuk memenuhi seluruh kegiatannya dihari itu. 24 jam satu hari ingin rasanya ditambah beberapa jam agar terasa leluasa. Tapi itu tak mungkin bisa. Satu hari tetap 24 jam, tak akan pernah berkurang dan bertambah hingga hari kiamat tiba.

Lantas kalau gitu mengapa ada orang yang sukses dan gagal dalam panggung kehidupan yang fana ini ?, padahal waktu yang mereka miliki sama - sama 24 jam dalam satu hari. Apakah orang yang sukses tersebut punya waktu ekstra, 25 jam misalnya, dan apakah orang yang gagal tadi hanya memiliki 18 jam dalam sehari ?, TIDAK ! . Mereka punya waktu yang sama. Yang membedakanya adalah how to manage the time.



Filosofi Waktu

Saya termasuk orang yang sulit mengatur dan memaknai waktu, bahkan cenderung lalai dan membiarkan waktu berlalu tanpa makna. Rasa sesal memang selalu datang diakhir cerita. Nyesal tak bisa memaksimalkan waktu seringkali saya rasakan. Hingga akhirnya saya coba memaknai ulang filosofi dari waktu itu sendiri.
“Aku tidak mempunyai barang dagangan kecuali umur. Apabila ia habis, maka habislah modalku sehingga putuslah harapan untuk berniaga dan mencari keuntungan lagi. Allah telah memberiku tempo pada hari yang baru ini, memperpanjang usiaku dan memberi nikmat.”

-Imam Al-Ghazali

kutipan ini yang paling membekas dihati saya. Waktumu adalah hidupmu, jadi kalau engkau menyia-nyiakan waktu itu artinya engkau juga menyia-nyiakan hidupmu. Mungkin kita bisa menunda tapi waktu tidak, bahkan sedetikpun tidak, ia akan terus berjalan.

[caption id="" align="aligncenter" width="429"] cara imam Al-Ghazali mengatur waktunya[/caption]

 

4 Kuadran Waktu

Ini saya dapatkan dari teorinya Steven R Covey (googling aja ya kalau gak tau..) . Dia membuat tools untuk memudahkan kita mengklasifikasikan waktu. 4 kuadran itu adalah:

[caption id="" align="aligncenter" width="446"] gambar dari http://image.slidesharecdn.com/[/caption]

Nah, dari 4 kuadran ini dia menasehati agar kita banyak menghabiskan waktu di kuadran Penting Tidak Mendesak. Tapi metode ini udah pernah saya coba namun entah mengapa sulit bagi saya memilah kegiatan-kegiatan berdasarkan 4 kuadran ini. -__-

Metode Lain: First In First Out (FIFO)

Istilah FIFO ini sebenarnya saya dapatkan dari disiplin ilmu kuliah saya, Manajemen Ekonomi. FIFO itu kaidah dalam pencatatan akuntansi, ndak perlu saya jabarkan ya, rumit soalnya :D. Singkat cerita FIFO ini saya artikan dengan setiap agenda yang masuk selalu diusahakan selesai segera. First In: Agenda Masuk, First Out: Diselesaikan Segera. Metode ini agak berhasil saya jalankan hanya saja rasa malas selalu menggoda dan kadang berhasil membuat saya lupa dan akhirnya malah jadi FILO - First In Last Out, jadilah manajemen kepepet yang bekerja. -__-.

4 Alasan Mengapa Waktu Harus Dijaga

Sebenarnya ada banyak alasan, tapi saya pilihkan 4 yang menurut saya paling HOT.

  1. Pandai memanajemen waktu adalah cerminan integritasmu --> Al-Amin (terpercaya)

  2. Satu hal yang tidak akan pernah kembali adalah waktu yang terbuang sia-sia

  3. Waktu adalah hidup dan hidup adalah waktu

  4. Waktu itu bak pisau, tergantung ditangan siapa. Bisa membuat orang hina dan mulia


Jangan hinakan hidup ini karena kita tak mampu memaksimalkan waktu yang sudah diberikan Allah SWT. Pastikan waktu kita digunakan untuk kebaikan dan kemanfaatan.

 

24 Ramadhan 1437 H // 29 Juni 2016 M // 23:59 WIB
Renungan Ramadhan: Your Time is Your Life Renungan Ramadhan: Your Time is Your Life Reviewed by katamahdi on June 29, 2016 Rating: 5

No comments:

Berkomentarlah dengan baik dan bijak

Powered by Blogger.