Renungan Sore: Kekuasaan, Jabatan dan Kedudukan



Kekuasaan, jabatan dan kedudukan= “makhluk”. dialah yang dapat membutakan dan mencerahkan. “makhluk ini” sunnatullah, pasti terjadi, dia membuka peluang bagi manusia mewujudkan kemaslahatan. Dia berhak dimiliki semua orang. Tak ada batasan apalagi warisan.

Dia “makhluk” yang jinak sekaligus ganas. Tergantung siapa tuannya. Celakanya banyak tuan – tuan yang salah langkah – melupakan etika dan nilai, tak jarang menghalalkan segala cara.

Rasullullah mengingatkan kita, “Demi Allah, kami tidak mengangkat sebagai pejabat yang meminta (kasak-kusuk) dalam mendapatkannya”. Dan juga “jangan kasak – kusuk mencari jabatan karena bila engkau memperolehnya tanpa kasak – kusuk, engkau akan dibantu Allah dengan menurunkan malaikat untuk membantu tugas yang sedang engkau jalankan”

Suatu waktu, sahabat nabi – Abu Dzar meminta sautu kedudukan, Nabi mengingatkan, “Jabatan itu adalah amanah, ia adalah nista dan penyesalan di hari kemudian, kecuali yang menerimanya dengan hak (sesuai aturan main) dan menunaikan kewajibannya.”

Semoga “makhluk” yang diamanahkan kepada kita ini membawa keselamatan, aamiin.

“bila amanah telah disia – siakan, maka tunggulah hari kehancurannya”, kata rasulullah.

 

Pontianak, 10 Januari 2016 | 17.13 WIB
Renungan Sore: Kekuasaan, Jabatan dan Kedudukan Renungan Sore: Kekuasaan, Jabatan dan Kedudukan Reviewed by katamahdi on January 10, 2016 Rating: 5

No comments:

Berkomentarlah dengan baik dan bijak

Powered by Blogger.