Ortom, bergerak lah !


Fadhil Mahdi1


Hari ini2,  10 Desember 2015, Warga Muhammadiyah Kalimantan Barat
berkumpul di halaman Masjid Mujahidin Pontianak.
Ada Apel Siaga Pra Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat ke 14 dan 'Aisyiyah ke 10.

Semua unsur Muhammadiyah hadir di apel ini.  Mulai dari, kader,  aktivis,  dan simpatisan yang tersebar di ranting,  cabang,  panti asuhan,  klinik,  sekolah,  perguruan tinggi dan organisasi - organisasi otonom muhammadiyah.

Melihat ribuan masa  yg hadir.  Aku merasa senang + khawatir. 2 perasaan ini hilir mudik di sela-sela saraf otak.

Senang karena Muhammadiyah berhasil meng-action-kan agama Islam ke semua sektor kehidupan (kesehatan,  sosial,  pendidikan).
Senang juga karena aku dari sekian banyak kader muda yg hadir menyaksikan event 5 tahunan ini.
"masa depan islam ada di pundak mu wahai anak-anakku,  siswa dan aktivis Muhammadiyah" kata Inspektur Upacara.  Pak Ikhsanudin.  Lengkap dengan seragam Hisbul Wathan nya (ortom kepanduan Muhammadiyah).

Nah,  aku juga khawatir.  Khawatir masa yg ribuan ini bak buih dilautan.
Maksudnya,  dari sekian banyak yg hadir  hanya segelintir saja yg benar-benar hadir karena  panggilan hati seorang kader pencerah, kader Muhammadiyah.
Sisanya karena kebetulan kuliah,  kerja dan belajar di Amal Usaha Muhammadiyah.

Namun dibalik itu semua terlintas juga di fikiran ku tulisan pak Agus Sukaca3 "Muhammadiyah telah memiliki Tempat-tempat yang dapat dijadikan basis gerakan...sasaran dakwah Muhammadiyah telah terhimpun dalam kelompok - kelompok siswa/mahasiswa,  guru/dosen,  karyawan,  wali murid/mahasiswa,  kelompok mitra kerja.  Rumah Sakit menyumbangkan kelompok dokter,  perawat ,  karyawan,  pasien, mitra kerja rumah sakit,  dll... ".


Sadar atau tidak sebenarnya AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) sudah memberi peluang untuk berdakwah.  Hanya saja kadang kita (termasuk penulis)  yang tak peka.

Andaikan semua ortom mau garap  "ladang" ini.  Insyaallah stok kader Muhammadiyah .  Stok generasi pencerah-pewujud masyarakat Islam yang sebenar - benarnya akan terjaga.
Kita harus sadar kalau jayanya Muhammadiyah saat ini juga ujian dari Allah.
"... Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai  cobaan... " QS Al-Anbiya': 35

Bangga akan hebatnya historis pendahulu,  ya harus.  Tapi jangan sampai terlena dan ternina bobokan.  Merasa tak perlu berbuat apa-apa lagi.
Kader-kader Muhammadiyah pendahulu sudah berhasil mencetak sejarahnya sendiri.
Sekarang giliran kita,  kader muda yg mencetak sejarah kita-sejarah Muhammadiyah abad ke 2.

Masa depan Islam yg dicita-citakan: membentuk masyarakat lslam yg sebenar-benarnya ada di tangan kita kader muda.

Saat ini momentum yang tepat untuk bangkit dari tidur panjang.
Mari garap ladang dakwah kita masing-masing.  IMM di masyarakat kampus,  IPM di masyarakat sekolah,  Pemuda Muhammadiyah dan 'Nasyiatul Aisyiyah di pemuda pemudi  , Hisbul Wathan dan Tapak Suci di ceruk kepanduan dan bela diri.




1aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah (IMM Komisariat Fakultas Ekonomi UMP)

2tulisan ini dibuat saat apel siaga pra Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat ke 14 dan 'Aisyiyah ke 10. 10 Desember 2015

3Agus Sukaca,  Gerakan Pengajian Muhammadiyah,  Suara Muhammadiyah,  Yogyakarta: 2008, hlm,  8.
Ortom, bergerak lah ! Ortom, bergerak lah ! Reviewed by katamahdi on December 26, 2015 Rating: 5

No comments:

Berkomentarlah dengan baik dan bijak

Powered by Blogger.