Waktu : Sang "Penipu" Ulung




[caption id="" align="aligncenter" width="344"] gambar dari www.almanar.co.id[/caption]

Waktu, ibarat hidden weapon. benda tak tampak namun dapat dirasa dan sangat tajam bila tak mampu mengendalikannya.


Waktu, nikmat yang paling sering di dustakan oleh setiap insan dunia yang tak mau bersyukur.


Waktu itu, 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam, dan 24 jam dalam 1 hari. Tak ada perbedaan jatah waktu antara satu manusia dengan manusia yang lain. Sama saja, 24 jam sehari !


Jadi, tak ada alasan jika anda tak sukses, gagal dalam hidup, kehilangan kepercayaan karena anda tak punya cukup waktu !. Tapi lebih tepatnya karena anda tak mampu mengelola 24 jam itu dengan baik.


Sesungguhnya jatah waktu 24 jam anda berkurang disetiap helaan nafas, detakan jantung dan langkah kaki yang ter-ayun. Dan tanpa anda sadari, waktu yang terbuang percuma lebih banyak ketimbang waktu yang bermanfaaat. Merugilah anda !


Dan ingatlah !, akumulasi pemanfaatan waktu yang baik adalah sikap Disiplin dalam hidup : menepati janji mulai dari hal terkecil, seperti bermujahadah (red: bersungguh – sungguh) untuk datang awal disetiap kegiatan (kuliah, meeting, shalat berjamaah, dll) jauh sebelum waktu dimulainya.


Renungkanlah perkataan Rasulullah ini :


عن ابن عباس رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس : الصحة والفراغ . رواه البخاري


Abdullah bin Abbas ra. Meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : “ Ada dua ni’mat yang dilupakan oleh banyak orang yaitu : Kesehatan dan Waktu Luang”.( H.R. Bukhari )[1]



[1] Shahih Al-Bukhari, Fii Al-Riqaaq,  Jilid 11 h. 197.





Waktu : Sang "Penipu" Ulung Waktu : Sang "Penipu" Ulung Reviewed by katamahdi on March 23, 2015 Rating: 5

No comments:

Berkomentarlah dengan baik dan bijak

Powered by Blogger.