Renungan di Hari Natal


Pontianak - Hari ini tak seperti hari biasanya, jika hari – hari biasanya sunyi senyap maka hari ini riuh sekali. Ya sekarang umat kristiani sedang memperingati hari rayanya dan aku memilih menghindar dari riuhnya suasana dengan mengurung diri dirumah *bukan penjara ya, haha*.


Baru saja aku selesaikan bacaan qur’an ku yang berlabuh di surah Al-Ma’arij : 70. Dan sejenak mataku berhenti di ayat 19 dan kutelusuri hingga akhir dan berhenti di ayat 35. Allahuakbar, ini ayat sukses membuat otakku berfikir keras,


Q.S Al-Ma’arij : 19-35


Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh, apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir, kecuali orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta, dan orang – orang yang mempercayai hari pembalasan, dan orang – orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri – istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Maka barang siapa mencari di luar itu(seperti zina, homoseks, dan lesbian), mereka itulah orang – orang yang melampaui batas. Dan orang –orang yang memelihara amanat dan janjinya, dan orang – orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya, dan orang – orang yang memelihara shalatnya. Mereka itu dimuliakan di dalam surga


Mari kita renungkan kawan !





Renungan di Hari Natal Renungan di Hari Natal Reviewed by katamahdi on December 24, 2014 Rating: 5

No comments:

Berkomentarlah dengan baik dan bijak

Powered by Blogger.